Nuffnangs

Wednesday, July 31, 2013

Pergi Mungkin Tak Kembali

 

Pantas sepantas deruan air di jeram
dapat dilihat akan tekadnya
tapi setakat mana kukuhnya
tiada apa yang dapat menghalang ia 
ia pergi tanpa menoleh lagi
apa yang telah kau lakukan
untuk menahan ia dari pergi

Lantas kau biarkan juga
walau kau nampak ia melambai
mengajak kau bersamanya
tapi adakah engkau mengendahkannya
tidak..sebab kau lalai
kau lupakan ia sedang ia menggamitmu
sedih...pilu...sebak bila ia terjadi

Kau hanya pentingkan diri
kau tidak pedulikan tentang dia
kau degil dengan masa harian
hingga kau lupa tentang dia
hinggalah masa semakin suntuk
kau masih tidak sedar
sedang dia ingin meninggalkanmu

Apakah ada kesempatan lagi
untuk bertemu dengan dia
sedangkan tidak kamu ketahui
bila akan terhentinya umurmu
masih bermain-main tanpa akal
masih lalai untuk mendampingnya
itulah kerugian yang nyata

~Talam Keladi~
 
 


Tuesday, July 9, 2013

Rongga KeampunanMu



Lelah hati ini
menahan sebak menggila
entah bila akan terhenti
mohon Kau berikan 
kekuatan untuk berdiri

merentas kesedihan
rasa seperti terbuang
hanyut dalam kebatilan
hati yang meronta 
meminta sedikit rongga
 
Kau kutip aku
yang sedang tidur
di kegelapan malam
dilorong kehinaan
sedang aku alpa

wahai Tuhan terangilah
jalan-jalan hitamku
Kau luruskanlah jalanku
Kau pimpinlah aku
untuk kembali padaMu

Hanya padaMu saja
kuserahkan jiwaku
dan ragaku yang bocah
untuk ku teruskan 
perjalanan yang baru

Mohon kau berikanlah
waktu yang lebih
untuk aku menghirup
sisa-sisa airMu
untuk ku basahi jiwaku

Jauh sudah aku
meninggalkan diri Mu
Ampunkan lah aku
terimalah pengabdianku
hanya untuk Mu
 
~Talam keladi ~ 

Wednesday, June 26, 2013

HARAPAN




Aku  terjatuh tersandung kerikil
bebatuan gersang yang tiada berpenghuni
gelisah memikirkan tentang masa depan
bimbang merenung kehadapan
sedangkan aku masih di sini
masih insan yang sama tidak berubah
masih seperti dulu hanya dalaman yang bergelodak

aku tidak keruan
memikirkan tentang insan-insan lain
sedangkan aku sendiri juga seperti mereka
hipokritkah aku atau aku yang tidak sadar
siapa aku sebenarnya ....dalam mencari sinarnya
adakah aku insan yang keseorangan
atau adakah aku yang ditinggalkan

aku toleh ke belakang
dapat aku lihat unicorn yang ku tinggalkan
lembah yang indah  bersama dengan rerama dan burung-burung
rusa yang sedang meragut rumput sambil berkejaran
tanpa rasa risau dan gelisah tentang dunia
aku bersyukur kerana unicorn itu masih bebas
terbang tinggi sambil mengibaskan sayapnya yang putih
dengan bunyi yang begitu gagah
aku pasti ia tidak kecewa dengan apa yang berlaku

aku mengharapkan agar dosa-dosa silam 
tidak akan menghantui aku lagi
sedangkan aku hanya insan yang sangat lemah di sisiNya
aku bersujud dengan linangan air mata
semoga insan-insan yang  kehilangan tidak akan terus  kehilangan
ku perhatikan unicorn itu terus terbang menuju ke lembah 
tanpa menoleh ke belakang lagi


~Talam Keladi~

Friday, June 21, 2013

TAUBAT

Wahai Tuhan jauh sudah
Lelah kaki melangkah
Aku hilang tanpa arah
Rindu hati sinarmu

Wahai Tuhan aku lemah
Hina berlumur noda
Hapuskanlah terangilah
Jiwa di hitam jalanku

Ampunkanlah aku
Terimalah taubatku
Sesungguhnya engkau
Sang Maha Pengampun Dosa

Ya Rabbi ijinkanlah
Aku kembali padaMu
Meski mungkin takkan sempurna
Aku sebagai hambaMu

Ampunkanlah aku
Terimalah taubatku
Sesungguhnya engkau
Sang Maha Pengampun Dosa
Berikanlah aku kesempatan waktu
Aku ingin kembali
Kembali kepadaMu

Dan mungkin tak layak
Sujud padaMu
Dan sungguh tak layak aku

Sumber ; OPICK

~Talam Keladi~

Monday, June 17, 2013

Pesanan




Mengharungi kesesakan insan yang serabut
mata hatiku bercelaru
terkenang perihal cuitan peristiwa
mana mungkin  aku kembali
perjalanan jauh yang telah aku tinggalkan
tinggalkan yang tidak mampu aku
gapai kembali tanpa izinNya

Ruang mataku semakin tertutup
Sebenarnya perjalanan itu melukakan hatiku
Sememangnya ada tekanan
dan aku rasakan nafasku semakin sesak
hingga aku seakan tidak boleh berdiri
kakiku goyah bergetaran
apakah aku akan pergi untuk selamanya

dari celahan kesesakan itu 
muncul seekor kuda putih yang gagah
bulunya seputih salju bersih dan tiada cacat
ekornya tersisir kemas dan terdapat pedati diatasnya
bunyinya sangat yakin dan mendebarkan
ia menuju ke arah aku dengan tempikan yang kuat
lantas aku mendapat kekuatan
dan melompat ke atasnya
ia mengizinkan aku memeluk lehernya

Kuda itu membawaku..membawaku pergi jauh
jauh dari kesesakan insan yang serabut
laju dan tiada hentinya
matanya mengedip-ngedip 
memandangku dengan penuh hormat
sedangkan aku tidak mengenalinya
tapi aku tahu ada sesuatu yang dihantar oleh Allah
pesanan agar aku lebih yakin
tabah dan sabar menghadapi segalanya
tiada yang lebih  berkuasa dariNya
Syukur...
 

MEE BANDUNG BATU PAHAT KUAH KACANG

REMPAH SEGERA MEE BANDUNG

Bloggers Mengomel!!

Blog Archive

QIBLAH DAN SHOLAT TIME ZONE